Batam– 20 September 2016, bertempat di ruang sidang utama Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Tanjung Pinang berlangsung acara Pembinaan dari Ketua Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Medan, acara yang dipandu oleh Ketua PTUN Tanjung Pinang Mula Haposan Sirait,S.H.M.H. Adapun yang hadir dalam acara ini segenap Para Hakim, Pejabat Struktural, Pejabat Fungsional, dan segenap pegawai PTUN Tanjung Pinang.

Dalam paparan yang disampaikan oleh Ketua PTUN Tanjung Pinang Mula Haposan Sirait,S.H.M.H. menjelaskan tentang hal-hal yang telah dilakukan PTUN Tanjung Pinang didalam melaksanakan tugas, pokok dan fungsi dari pengadilan itu sendiri baik itu mulai dari pelayanan terhadap masyarakat pencari keadilan. Di antaranya mengenai prestasi PTUN Tanjung Pinang dalam meraih sertifikat ISO 9001.2008 serta termasuk pengadilan proyek percontohan dalam rangka implementasi inovasi pelayanan pengadilan di bawah Mahkamah Agung RI.

Ketua PTTUN Medan H. Bambang Edy Soetanto Soedewo, SH.,M.H. menjelaskan bahwa pembinaan ini merupakan rutin program tahunan yang dilaksanakan oleh PTTUN Medan. Selain program tahunan pembinaan ini juga merupakan ajang silahturahmi kami dari Pengadilan Tingkat Banding selaku garda terdepan dari Mahkamah Agung untuk melakukan pembinaan apabila terdapat kendala-kendala yang ada pada satuan kerja di PTUN Tanjung Pinang Ketua PTTUN Medan juga menekankan kepada segenap warga PTUN Tanjung Pinang untuk meningkatkan disiplin kerja, terutama kepada para hakim untuk meningkatkan kinerjanya karena dengan dikeluarkan PP No. 94 tahun 2012 untuk dituntut menjadi seorang hakim yang profesional didalam menjalankan tugasnya sebagai pengadil guna mewujudkan peradilan yang agung.

Di penghujung acara sebelum meninggalkan ruang sidang, Ketua PTTUN Medan H. Bambang Edy Soetanto Soedewo, SH.,M.H. melakukan uji coba aplikasi audio to text recording atau ATR yang bisa membantu peran panitera pengganti di ruang persidangan dalam membuat berita acara sidang. Aplikasi ATR yang berbasis internet ini merekam suara hakim, terdakwa, saksi, penasihat hukum, dan langsung mengubahnya menjadi teks. Aplikasi ini merupakan replika dari inovasi PA Kabupaten Malang. Galleri Foto.**

Translate »
Scroll Up