Monthly Archives: April 2020

Dr. SYARIFUDDIN RESMI DILANTIK MENJADI KETUA MAHKAMAH AGUNG PERIODE 2020-2025

Jakarta – Humas: Dr. H. Muhammad Syarifuddin, SH., MH. resmi dilantik menjadi Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia periode 2020-2025 oleh Presiden Joko Widodo pada Kamis, 30 April 2020 pukul 9.30 WIB, di Istana Negara, Jakarta. Dr. Syarifuddin menggantikan posisi Prof. Dr. M. Hatta Ali, SH., MH., yang telah memasuki masa pensiun. Pelaksanaan pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No: 41/P Tahun 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Ketua Mahkamah Agung.

Pelantikan Dr. Syarifuddin menindaklanjuti hasil Sidang Paripurna Khusus Pemilihan Ketua Mahkamah Agung periode 2020-2025 pada Senin, 6 April 2020 lalu. Pada pemilihan yang berlangsung dua putaran tersebut, Dr. Syarifuddin meraih 32 suara unggul 18 suara dari Hakim Agung Andi Samsan Nganro yang meraih 14 suara.

Dalam sumpahnya di hadapan Presiden, Dr. Syarifuddin berjanji akan memenuhi kewajiban sebagai Ketua Mahkamah Agung dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya. Mantan Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial tersebut juga bersumpah akan memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia Tahun 1945 dan menjalankan segala peraturan perundang-undanngan dengan selurus-lurusnya. Dr. syarifuddin juga berjanji akan berbakti kepada Nusa dan Bangsa.

Dengan menerapkan protokol pencegahan covid-19, undangan yang sangat terbatas pada acara pelantikan ini wajib menggunkan masker dan berdiri berjarak dua meter antara satu dengan lainnya.

Hadir dalam pelantikan ini Ketua Mahakamah Agung peridode 2012-2020, Prof. Dr. M. Hatta Ali, SH., MH, Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial, Dr. Sunarto, SH., MH, Ketua Kamar Agama Mahkamah Agung Dr. Amran Suadi, S.H., M.H., M.M., Ketua Kamar Tata Usaha Negara Mahkamah Agung Dr. H. Supandi, S.H., M.Hum., Ketua Kamar Pembinaan Mahkamah Agung Prof. Dr. Takdir Rahmadi, SH.,LLM,, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Mohamad  Mahfud MD, dan undangan lainnya.

Acara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat yang dilakukan dengan cara salam korona yaitu dengan menelungkupkan tangan di dada.

Selamat melaksanakan tugas Dr. Syarifuddin, semoga Peradilan Indonesia semakin agung (azh/RS)

MAHKAMAH AGUNG PEDULI COVID-19

Jakarta—Humas: Pimpinan Mahkamah Agung RI melalui “Mahkamah Agung Peduli” menyerahkan paket bantuan Covid 19 pada Hari Rabu, 22 April 2020 di Lobby Gedung Tower Mahkamah Agung RI.

Ketua Mahkamah Agung, Hatta Ali menyampaikan bahwa pemberian bantuan sejumlah 2102 yang terdiri dari sembako, masker, hand sanitizer,dan sarung tangan akan diberikan kepada sepuluh ribu tenaga kerja Honorer dan Outsourcing di lingkungan Peradilan seluruh Indonesia secara bertahap. Pemberian bantuan akan dimulai dari lingkungan Mahkamah Agung dan selanjutnya diserahkan pada daerah – daerah seluruh Indonesia untuk turut membagikan bantuan sehingga dapat meringankan beban yang dirasakan oleh para tenaga kerja honorer dan outsourcing.

https://www.mahkamahagung.go.id/cms/media/7358

Lebih lanjut, Ketua MA menyampaikan bahwa penggalangan dana Mahkamah Agung Peduli COvid 19 tetap terbuka untuk menerima bantuan dan sumbangan dari satuan kerja diseluruh Indonesia.

Turut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut Pimpinan Mahkamah Agung, Kepala Biro Kepegawaian, Kepala Biro Hukum dan Humas, tenaga kerja honorer dan outsourcing pada Mahkamah Agung RI.( Rs/Ip / Photo : Devi Sugara)

KETUA MA LANTIK 20 KETUA PENGADILAN TINGKAT BANDING DAN 2 PANITERA MUDA PADA MAHKAMAH AGUNG RI

Jakarta – Humas MA: Ketua Mahkamah Agung, Prof. Dr. M. Hatta Ali., SH., MH., melantik dan mengambil sumpah 20 Ketua Pengadilan Tingkat Banding pada 4 (empat) Lingkungan Peradilan, hari Rabu, 22 April 2020 pukul 10.00. WIB di ruang Prof. Dr. Kusumah Atmadja, Gedung Mahkamah Agung, Jakarta. Pada kesempatan yang sama Hatta Ali juga melantik dan mengambil sumpah 2 Panitera Muda pada Mahkamah Agung RI.

Pelantikan Ketua Pengadilan Tingkat Banding pada 4 (empat) Lingkungan Peradilan berdasarkan 4 (empat) Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI, yaitu: Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung Nomor: 44/KMA/SK/III/2020 tanggal 5 Maret 2020, 47/KMA/SK/III/2020  Tanggal 9 Maret 2020,  82/KMA/SK/III/2020  Tanggal 20 Maret 2020 dan 104/KMA/SK/IV/2020  Tanggal 17 April 2020. Sedangkan untuk Pelantikan Panitera Muda pada Mahkamah Agung berdasarkan 2 ( dua) surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI, yaitu : Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung Nomor: 44/KMA/SK/III/2020 tanggal 5 Maret 2020 dan 105/KMA/SK/IV/2020 tanggal 20 April 2020.

Acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan 20 Ketua Pengadilan Tingkat Banding dan 2 Panitera Muda pada Mahkamah Agung RI dilakukan sesuai dengan protokol pencegahan Covid-19, yaitu : Melakukan Pengechekan Suhu Tubuh, Menggunakan Masker dan Hand Sanitizer, Tamu undangan yang hadir pun dibatasi sehingga penerapan Physical distancing tetap dapat terpenuhi.

Berikut adalah nama 20 Ketua Pengadilan Tingkat Banding yang dilantik dan diambil sumpahnya :

  1. Dr. H.Cicut Sutiarso, SH.,M.Hum sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Semarang, Jabatan sebelumnya Ketua Pengadilan Tinggi Pekanbaru
  2. Dr. Soedarmadji SH.,M.hum sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Pekanbaru, Jabatan sebelumnya Ketua  Pengadilan Tinggi Palembang.
  3. Dr. H. Kresna Menon, SH.,M.Hum Sebagai Ketua  Pengadilan Tinggi Palembang, Jabatan sebelumnya Ketua  Pengadilan Tinggi Mataram.
  4. Nyoman Gede Wirya, SH.,MH sebagai Ketua  Pengadilan Tinggi Mataram, Jabatan sebelumnya Wakil Ketua  Pengadilan Tinggi Mataram.
  5. Drs. H. Panusunan Harahap, SH.,MH sebagai Ketua  Pengadilan Tinggi Padang, Jabatan sebelumnya Wakil Ketua  Pengadilan Tinggi Padang.
  6. Dr. Amril SH.,M.Hum sebagai Ketua  Pengadilan Tinggi Banda Aceh, Jabatan sebelumnya Wakil Ketua  Pengadilan Tinggi Aceh.
  7. Drs. H. Mohammad Yamin Awie, SH.,MH sebagai Ketua  Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, Jabatan sebelumnya Ketua  Pengadilan Tinggi Agama Jakarta.
  8. Dr. H. M. Syarif Mappiase, SH.,MH sebagai Ketua  Pengadilan Tinggi Agama Jakarta, Jabatan sebelumnya Ketua  Pengadilan Tinggi Agama Medan.
  9. Dra. Hj. Rosmawardani, SH.,MH sebagai Ketua  Mahkamah Syar’iyah Aceh, Jabatan sebelumnya Wakil Ketua  Pengadilan Tinggi Agama Medan.
  1. .Dr. H. Abd. Hamid Pulungan, SH.,MH sebagai Ketua  Pengadilan Tinggi Agama Medan, Jabatan sebelumnya Ketua  Mahkamah Syar’iyah Aceh.
  2. Dr. H. A. Choiri, SH.,MH sebagai Ketua  Pengadilan Tinggi Agama Banten, Jabatan sebelumnya Ketua  Pengadilan Tinggi Agama Samarinda.
  3. Drs. Sukiman BP, SH.,MH sebagai Ketua  Pengadilan Tinggi Agama Samarinda, Jabatan sebelumnya Ketua  Pengadilan Tinggi Agama Ambon.
  4. Dr. H. Samparaja SH.,MH sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palangkaraya, Jabatan sebelumnya Ketua  Pengadilan Tinggi Agama Maluku Utara.
  5. Dr. Dra. Hj. Sisva Yetti SH.,MH sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kupang, Jabatan sebelumnya Wakil Ketua  Pengadilan Tinggi Agama Mataram.
  6. Dr. H. Insyafli M.H.I sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Maluku Utara, Jabatan sebelumnya Wakil Ketua  Pengadilan Tinggi Agama Banjarmasin.
  7. Drs. H.M Manshur SH.,MH sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Ambon, Jabatan sebelumnya Wakil Ketua  Pengadilan Tinggi Agama Samarinda.
  8. Drs. H. Iskandar Paputungan, M.H sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Manado, Jabatan sebelumnya Wakil Ketua  Pengadilan Tinggi Agama Semarang.
  9. H. Oyo Sunaryo, SH.,MH sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Makassar, Jabatan sebelumnya Wakil Ketua  Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Surabaya.
  10. Brigjen TNI Dr. Slamet Sarwo Edy , SH.,MH sebagai Kepala Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta, Jabatan sebelumnya Panitera Muda Militer Mahkamah Agung RI.
  11. Kolonel Chk. Hulwani SH.,MH sebagai Kepala Pengadilan Militer Tinggi III Surabaya, Jabatan sebelumnya Wakil Kepala Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta.

Sementara itu, Dua Panitera Muda pada Mahkamah Agung RI yang dilantik dan diambil sumpahnya yaitu:

  1. Dr. H. Haswandi ,SH.,SE.,M.Hum sebagai Panitera Muda Perdata Khusus Mahkamah Agung RI, Jabatan sebelumnya Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Umum Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum.
  2. Kolonel Chk. Apel Ginting SH, MH sebagai Panitera Muda Militer Mahkamah Agung RI, Jabatan sebelumnya Anggota Kelompok Hakim Militer Tinggi Golongan IV Dilmilti III Surabaya.(Rs/Ip/Photo : Pepy)

PENGAMBILAN SUMPAH JABATAN DAN PELANTIKAN

Batam – Jumat, 13 Maret 2020. Ibu Marsinta Uli Saragih, S.H., M.H. Selaku Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Tanjungpinang melantik CPNS Atas nama Herman Siregar, S.IP dan Dendy Prasetya, S.Psi sebagai Pegawai Negeri Sipil di PTUN Tanjungpinang sekaligus menandatangani Pakta Integritas.

Dalam Sambutannya Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Tanjungpinang mengharapkan para PNS yang baru dilantik agar dalam melaksanakan tugas dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan memiliki integritas tinggi.

Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan ini dilaksanakan sesuai dengan protokoler kesehatan dalam rangka pencegahan Covid-19 dan SE BKN Nomor 10/SE/IV/20 Tentang Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji PNS atau Sumpah/Janji Jabatan Melalui Media Elektronik/ Teleconference Pada Masa Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona

Direktur Jenderal Badan Peradian Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara Mahkamah Agung RI Melantik dan Mengambil Sumpah Pejabat Eselon IV di Lingkungan Ditjen Badilmiltun Mahkamah Agung RI

Jakarta- ditjenmiltun.mahkamahagung.go.id. Kamis, 9 April 2020 bertempat di Ruang Serba Guna Lt. 11 Gedung Sekretariat Mahkamah Agung RI Jl. Jenderal Ahmad Yani Kav. 58 By Pass Jakarta Pusat, Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara Mahkamah Agung RI Hj. Lulik Tri Cahyaningrum, S.H., M.H., melantik dan mengambil sumpah 6 (enam) Pejabat Eselon IV di Lingkungan Ditjen Badilmiltun Mahkamah Agung RI.

Pelantikan ini tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara Mahkamah Agung RI Nomor: 403/Djmt/KEP/IV/2020 tanggal 8 April 2020 tentang Promosi dan Mutasi Pejabat Struktural Eselon IV Di Lingkungan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara Mahkamah  Agung RI.

Dihadapan Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara MA RI, para pejabat yang dilantik bersumpah akan setia dan taat kepada UUD 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan. “Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh rasa tanggung jawab,” ucap para pejabat yang dilantik di hadapan Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara Mahkamah Agung RI.

Berikut 6 (enam) Pejabat Eselon IV di Lingkungan Ditjen Badilmiltun yang dilantik:

  1. Welly Walbarkah, S.Kom., dilantik menjadi Kasubbag Dokumentasi dan Informasi Sekretariat Ditjen Badilmiltun sebelumnya Staf Sub Bagian Perlengkapan Sekretariat Ditjen Badilmiltun.
  2. Suryaningsih, S.Kom., dilantik menjadi Kasi Peningkatan Mutu Hakim Dit. Binganismintun Ditjen Badilmiltun sebelumnya Staf Sub Bagian Anggaran dan Perbendaharaan Sekretariat Ditjen Badilmiltun.
  3. Intan Sari Widya Ningrum, S.H., M.H., dilantik menjadi Kasi Mutasi Hakim Dit. Binganismintun Ditjen Badilmiltun sebelumnya Staf Seksi Mutasi Panitera dan Juru Sita Dit. Binganismintun Ditjen Badilmiltun.
  4. Metty Indrasari, S.H. dilantik menjadi Kasi Mutasi Paniteradan Juru Sita Dit Binganismintun Ditjen Badilmiltun sebelumnya Kasi Mutasi Hakim Dit Binganismintun Ditjen Badilmiltun.
  5. Nurmanto Akmal, S.H., M.H dilantik menjadi Kepala Seksi Administrasi Berkas Perkara Hak Uji Materiil Dan Sengketa Pajak Dit. Pratalaktun sebelumnya Staf Kamar Pidana Kepaniteraan Mahkamah Agung RI.
  6. Depy Wyldan Syafari, S.T., dilantik menjadi Kepala Seksi Penelaahan Berkas Perkara Tahanan Pidana Militer Dit. Pratalakmil sebelumnya Staf Kamar Pidana Kepaniteraan Mahkamah Agung RI.

Pelantikan dan pengambilan sumpah  dihadiri oleh para Eselon II, Eselon III, Eselon IV, Hakim Yustisial dan para staf beserta tamu undangan di Lingkungan Ditjen Badilmiltun.

Dr. SYARIFUDIN TERPILIH MENJADI KETUA MAHKAMAH AGUNG PRIODE 2020-2025

Jakarta – Humas MA: Ketua Mahkamah Agung Prof. Dr. M. Hatta Ali, SH., MH, akan memasuki masa purna bakti pada 1 Mei 2020. Untuk menghindari kekosongan Pucuk Pimpinan, Mahkamah Agung Republik Indonesia menyelenggarakan Sidang Paripurna Khusus Pemilihan Ketua Mahkamah Agung periode 2020-2025 pada Senin, 6 April 2020 di ruang Kusumah Atmadja. Proses pemilihan ini menerapkan protokol pencegahan Covid-19.

Pemilihan yang dilakukan sejak pukul 10.00. WIB tersebut dilakukan dalam dua putaran. Putaran pertama menempatkan Dr. H.M. Syarifuddin, SH., MH., sebagai peraih suara terbanyak yaitu 22 suara, disusul oleh Dr. H. Andi Samsan Nganro, SH., MH, dengan 14 suara. Namun karena belum memenuhi kuorum, maka Ketua Mahkmah Agung memutuskan dilakukan pemilihan putaran kedua.

Dalam putaran kedua, seluruh hakim agung melaksanakan pemilihan yang dilaksanakan secara terbuka, bebas dan rahasia. Pada putaran kedua ini, para Hakim Agung hanya memilih satu di antara dua nama calon yang mendapatkan suara terbanyak pada putaran pertama, yaitu  Hakim Agung M. Syarifuddin dan Hakim Agung Andi Samsan Nganro.

https://www.mahkamahagung.go.id/cms/media/7315

Hasil sidang Putaran Kedua memutuskan Dr. H. M. Syarifuddin, SH., MH., resmi terpilih menjadi Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia periode 2020-2025. Hakim Agung M. Syarifuddin meraih 32 suara unggul 18 suara dari pesaingnya Hakim Agung Andi Samsan Nganro yang meraih 14 suara.

Sebagai Ketua Mahkamah Agung terpilih, Dr. H. M. Syarifuddin, SH., MH, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya. Syarifudin berharap bisa bersatu padu, bekerja sama dalam membangun badan peradilan yang agung selama masa kepemimpinanya. “Terima kasih kepada rekan-rekan yang telah memberikan kepercayaan melanjutkan estafet kepemimpinan ini,” kata Syarifuddin.

Lebih lanjut Syarifuddin juga menyampaikan kepada semua agar bisa bekerja sama dan memulainya dengan bismillah, “agar seberat apapun pekerjaan yang ada bisa menjadi ladang ibadah bagi kita semua,” jelas Syarifuddin.

https://www.mahkamahagung.go.id/cms/media/7316

Pada kesempatan tersebut, Syarifuddin mengapresiaisi Ketua Mahkamah Agung, Prof. Dr. M. Hatta Ali, SH., MH yang dikenal sebagai Bapak Pembaharauan Mahkmah Agung yang telah melahirkan beragam kemajuan yang berdampak kebaikan bagi lembaga peradilan di Indoenisia. “Kita akan melanjutkan semua ini agar badan peradilan yang agung bisa kita capai secepatnya,” harap Syarifuddin

Sementara itu, dalam sambutannya Prof. Dr. M. Hatta Ali, SH., MH menyampaikan selamat kepada Dr. H. Muhammad Syarifuddin, SH., MH., yang telah terpilih menjadi Ketua Mahkama Agung Periode 2020-2025. Hatta Ali mengatakan bahwa kepercayaan ini merupakan amanah dan tanggung jawab yang besar yang harus dilaksanakan dengan sepenuh hati dan penuh kerja keras.

Pada kesempatan itu pula, mantan Kepala Badan Pengawasan Mahkamah Agung itu berpesan kepada para Calon Ketua Mahkamah Agung lainnya yang telah mengikuti kompetisi ini dengan fair, agar tidak berkecil hati karena segala sesuatunya pasti ada hikmah yang tersembunyi.

Pada kesempatan tersebut Hatta Ali menyampaikan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada para Hakim Agung yang telah menyempatkan hadir dan menggunakan hak pilihnya pada hari ini. Suara para Hakim Agung adalah masa depan bagi lembaga peradilan Indonesia khususnya dalam 5 tahun ke depan.

Hasil pemilihan selanjutnya akan diproses oleh Panitia Pemilihan untuk diteruskan kepada Presiden Republik Indonesia yang akan menetapkan secara definitif Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Di akhir sambutan penutupannya, Hatta Ali mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam mendukung Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia yang baru.

Setelah acara pemilihan selesai, para Pimpinan Mahkamah Agung, para Hakim Agung, dan Panitia Pemilihan memberikan ucapan selamat kepada Syarifuddin dengan cara salam Corona, yaitu dengan meletakan tangan di dada.

Selamat Dr. Syarifudin atas terpilihnya sebagai Ketua Mahkamah Agung periode 2020-2025. Selamat bertugas, semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu memberikan rahmat dan hidayahnya. (azh/RS)

SELURUH HAKIM AGUNG MEMILIKI HAK UNTUK MEMILIH DAN DIPILIH MENJADI KETUA MAHKAMAH AGUNG

Jakarta – Humas MA: Mahkamah Agung Republik Indonesia menyelenggarakan Sidang Paripurna Khusus Pemilihan Ketua Mahkamah Agung periode 2020-2025 pada Senin, 6 April 2020 di ruang Kusumah Atmadja.

Pemilihan yang mematuhi Protokol Pencegahan Covid-19 ini diikuti oleh seluruh hakim agung yang saat ini berjumlah 47 orang.

Dari daftar hadir yang dikumpulkan oleh Panitia Pemilihan, terlihat bahwa jumlah Hakim Agung yang hadir adalah 47 orang. Hal itu menandakan bahwa tidak ada satu Hakim Agung pun absent dalam pemilihan hari ini. Dan berdasarkan UU No 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung RI sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI No 5 Tahun 2004, dan terakhir UU RI No 3 Tahun 2009 yang menetapkan bahwa Ketua dan Wakil Ketua Mahkamah Agung dipilih dari dan oleh Hakim Agung, seluruh Hakim Agung memiliki hak untuk memilih dan dipilih.

https://www.mahkamahagung.go.id/cms/media/7313

Namun, ketika proses pemilihan akan dimulai, Ketua Mahkamah Agung, Prof. Dr. M. Hatta Ali menyampaikan bahwa terhitung tanggal 1 Mei 2020 memasuki usia pensiun, maka Hatta Ali tidak menggunakan hak pilihnya. Meskipun begitu Hatta Ali menegaskan tetap mendukung proses pemilihan dan mendukung siapapun yang akan terpilih nantinya. Dengan kondisi ini, maka jumlah pemilih adalah 46 orang.

Dari hasil perhitungan suara, terdapat enam nama hakim agung yang mendapatkan suara.

  1. Dr. H.M. Syarifuddin, SH., MH  mendapatkan 22 suara
  2. Dr. H. Andi Samsan Nganro, SH., MH mendapatkan 14   suara
  3. Dr. H. Sunarto, SH., MH, mendapatkan 5 suara
  4. Dr. Amran Suadi, mendapatkan 1 suara
  5. Prof. Dr. Supandi, SH., M.Hum, mendapatkan  1 suara
  6. Dr. H. Suhadi, SH., MH  mendapatkan 1 suara

Selain itu terdapat dua surat suara tidak sah, sehingga jumlah keseluruhan adalah 46 suara. Ketua Mahkamah Agung menyampaikan bahwa jumlah yang ada belum memenuhi kuorum, sehingga Hatta Ali memutuskan dilakukan pemilihan putaran kedua, dengan dua calon yang mendapat suara terbanyak yaitu Hakim Agung M. Syarifuddin dan Hakim Agung Andi Samsan Nganro. (azh/RS)

DENGAN MEMATUHI PROTOKOL COVID-19, MAHKAMAH AGUNG SELENGGARAKAN PEMILIHAN KETUA MAHKAMAH AGUNG PERIODE 2020-2025

Jakarta – Humas MA: Pada 1 Mei 2020 mendatang, Prof. Dr. M. Hatta Ali, SH., MH, akan memasuki masa purnabakti sebagai Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia. Maka agar tidak ada kekosongan pucuk pimpinan, pagi ini, Senin 6 April 2020, Mahkamah Agung menyelenggarakan Sidang Paripurna khusus pemiilihan ketua Mahkamah Agung periode 2020 – 2025. Hal ini dilaksanakan mengacu pada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 pasal 24A ayat (4). Sidang yang berlangsung di ruang Kusumah Atmadja lantai 14 ini, dibuka langsung oleh Ketua Mahkamah Agung dan diikuti oleh semua hakim agung.

Proses pemilihan Ketua Mahkamah Agung tersebut menyesuaikan dengan protokol pencegahan Covid-19.  Sebelum memasuki ruangan, suhu tubuh para Hakim Agung dan Panitia Pelaksana diperiksa di depan pintu masuk. Mereka juga diwajibkan menggunakan masker dan sarung tangan, serta dibekali handsanitizer. Para Hakim Agung yang hadir pun duduk berjauhan, kursi mereka masing-masing berjarak satu meter.

https://www.mahkamahagung.go.id/cms/media/7311

Dalam sambutan pembukaanya, Hatta Ali mengatakan bahwa untuk mengedepankan aspek keamaan, kesehatan, serta berdasarkan imbauan Pemerintah Republik Indonesia tentang Protokol Pencegahan Covid-19, maka pemilihan hari ini tidak menghadirkan pengunjung dan hanya dihadiri oleh pemilik hak suara dan panitia pemilihan.

Kondisi ini, tambah Hatta Ali, tidak mengurangi makna keterbukaan proses pemilihan, karena warga peradilan di seluruh Indonesia, masyarakat umum, dan para jurnalis baik dari media cetak maupun elektronik bisa menyaksiakan proses pemilihan ini melalui live streaming di kanal youtube https://www.youtube.com/c/MahkamahAgungRepublikIndonesia/live

Hatta Ali juga menyampaikan bahwa pemilihan yang sudah direncanakan jauh hari sebelum ada wabah covid-19 itu, semata-mata untuk kepentingan Mahkamah Agung sebagai  Lembaga Yudikatif, agar tidak ada kekosongan pucuk pimpinan.

Di akhir sambutan Pembukaannya, Hatta Ali berharap proses pemilihan ini bisa berjalan baik dan lancar, “Saya berharap semua hakim bisa memberikan pilihan tanpa intervensi apapun kecuali intervensi hati  nurani. Saya juga berharap pemilihan ini bisa memberikan pimpinan tertinggi Mahkamah Agung yang bisa menjaga harkat dan martabat Mahkamah Agung,” harap mantan Juru Bicara Mahkmah Agung tersebut. (azh/RS)

YANG MULIA HAKIM AGUNG MD PASARIBU BERPULANG

Jakarta – Humas MA: Mahkamah Agung Republik Indonesia berduka, salah satu putra terbaiknya, Yang Mulia Hakim Agung Maruap Dohmatiga (MD) Pasaribu, SH., M.Hum, wafat pada hari Rabu, 25 Maret 2020 pukul 21.05 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto (RSPAD), Jakarta. Jenazah dimakamkan pada hari ini, Kamis, 26 Maret 2020 di Tempat Pemakaman Umum Tegal Alur Cengkareng.

Pria Kelahiran Tapanuli, 18 Maret 1951 itu mengawali karir sebagai calon Hakim di Pengadilan Negeri Manado pada tahun 1980. Alumnus Universitas Indonesia tersebut telah malang melintang ke berbagai daerah di Indonesia dalam menjalankan tugasnya sebagai hakim. Pak Pasaribu, begitu biasa Beliau dipanggil, pernah bertugas di Pengadilan Negeri Limboto (1983), Pengadilan Negeri Ternate (1990), Pengadilan Negeri Mempawah (1997), dan berbagai daerah lainnya.

Ayah dari dua orang putra itu pernah menjabat sebagai Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada tahun 2004, Ketua Pengadilan Negeri Semarang pada 2005, dan sebelum dilantik menjadi Hakim Agung, Pak Pasaribu bertugas sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Ambon pada tahun 2011. Sebelumnya, mahasiswa S2 Universitas Sumatera Utara tersebut pernah menjabat sebagai Panitera Muda Pidana Umum Mahkamah Agung pada tahun 2007. Pada puncak karirnya sebagai hakim, Pak Pasaribu dilantik menjadi Hakim Agung pada 1 November 2013.

Seluruh Keluarga besar Mahkamah Agung berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian Beliau.

Selamat jalan Yang Mulia, semoga amal baik Yang Mulia diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa dan menjadi jalan penerang menuju surga. (azh/RS)

MELALUI TELEKONFERENSI, PIMPINAN MA TINJAU LANGSUNG EMPAT LINGKUNGAN PERADILAN DI SELURUH INDONESIA

Jakarta – Humas MA: Dalam rangka mencegah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID – 19) di lingkungan Mahkamah Agung dan Empat Lingkungan Peradilan di seluruh Indonesia, Ketua Mahkamah Agung didampingi oleh Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial, Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non Yudisial, para Ketua Kamar, dan Sekretaris Mahkamah Agung melakukan telekonferensi dengan para Ketua Pengadilan Tingkat Banding pada Selasa siang, 24 Maret 2020 di ruang Command Centre Mahkamah Agung, Jakarta. Kegiatan ini merupakan cara Pimpinan Mahkamah Agung memantau dan berbincang secara langsung kepada aparatur peradilan di seluruh Indonesia terkait tugas fungsi masing-masing satuan kerja, kendala dan keluhan serta dampak dari Covid-19 bagi warga peradilan.

Kegiatan serupa itu biasanya dilakukan secara tatap muka dalam sebuah ruangan melalui kegiatan Pembinaan. Namun, melihat kondisi yang ada terkait dengan Covid-19 yang melarang adanya kegiatan dengan mengumpulkan banyak orang, Pimpinan Mahkamah Agung tetap bisa melakukan tugas fungsinya dalam membina dan mengawasi seluruh peradilan di Indonesia melalui aplikasi Zoom.

Ketua Mahkamah Agung berdialog kepada masing-masing Ketua Pengadilan Tingkat Banding terkait dampak Covid-19. Hatta juga menanyakan adakah aparatur peradilan yang terkena virus yang sudah menjadi wabah global itu. Mayoritas para Ketua Pengadilan mengatakan bahwa keadaan mereka sehat dan bisa melaksanakan tugas seperti biasa, jika pun ada yang sakit, bukan karena korona melainkan karena struk ringan dan demam biasa.

Telekonferensi yang terlaksana dengan suasana santai dan kekeluargaan itu dihadiri  oleh Ketua Pengadilan Tinggi Medan, Ketua Pengadilan Tinggi Jayapura, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kupang, Ketua Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta, Ketua Pengadilan Militer Utama, dan para Ketua Pengadilan Tingkat Banding dari seluruh Indonesia yang semuanya hadir dari ruangan kerja masing-masing.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Mahkamah Agung menyampaikan kepada seluruh Ketua Pengadilan Tingkat Banding bahwa terkait dengan Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 1 tahun 2020 Tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Selama Masa Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID – 19) di Lingkungan Mahkamah Agung RI dan Badan Peradilan Berada di Bawahnya, Pimpinan Satuan Kerja diminta agar mengatur  sistem kerja yang akuntabel dan mengatur secara efektif pejabat/pegawai yang bekerja di kantor maupun di rumah. “Bagi yang mendapat giliran bekerja dari rumah, ingat, jangan mudik, jangan pulang kampung, karena kita tidak tahu apakah kita membawa virus atau tidak, jadi tetap di rumah jangan mudik,” tegas Hatta Ali.

Selain itu Hatta Ali juga mengingatkan agar Pimpinan Satuan Kerja dan seluruh aparatur pengadilan agar segera memeriksakan diri secara menyeluruh, untuk mengetahui apakah indikasi atau tidak, agar bisa ditangani dengan baik se dini mungkin jika ada yang terindikasi positif. “Jangan lupa jaga kesehatan, siapkan hand sanitizer di setiap pintu masuk ruangan dan jaga jarak aman,” Hatta Ali mengingatkan. (azh/RS)

Translate »
Scroll Up