Jakarta – ditjenmiltun.net. Selasa, 05 September 2017 bertempat di Ruang Data Center Ditjen Badilmiltun Lantai 9 Gedung Sekretariat Mahkamah Agung RI, Jalan Ahmad Yani Kav 58 Cempaka Putih Timur Jakarta Pusat, dilaksanakan Kegiatan Pelatihan Pengelolaan Server. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Ditjen Badilmiltun Widiyanti, S.H., M.H. (selaku Koordinator Bagian Teknologi Informatika/IT Ditjen Badilmiltun) mewakili Sekretaris Ditjen Badilmiltun Jeanny H. V. Hutauruk, S.E., A.k., M.M. Dalam sambutannya, Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Ditjen Badilmiltun menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan sebagai wadah knowledge sharing di bidang teknologi informatika (TI) dan tentunya sangat bermanfaat karena pada masa sekarang Mahkamah Agung sedang melakukan inovasi-inovasi dalam bidang teknologi informatika untuk mewujudkan proses modernisasi peradilan, terbukti dengan adanya inovasi dalam bentuk aplikasi berbasiskan client-server, seperti : Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), Sistem Informasi Administrasi Perkara (SIAP), Direktori Putusan, Sistem Informasi Mahkamah Agung (SiMaRI), Sistem Informasi Pengawasan (SIWAS), Sistem Informasi Kepegawaian (SIKEP), E-Learning, E-Diklat dan E-Monev.

Kegiatan ini dihadiri oleh 17 (tujuh belas) peserta diantaranya 1 (satu) orang Pejabat Eselon II, 1 (satu) orang Pejabat Eselon III, 3 (tiga) orang Pejabat Eselon IV dan 12 (dua belas) orang staff. Adapun narasumber pada Kegiatan Pelatihan Pengelolaan Server ini adalah Helmi Indra Mahyudin, S.Fil (selaku Team IT/Team Development Aplikasi pada Kepaniteraan Mahkamah Agung). Kegiatan ini terbagi ke dalam 2 (dua) sesi, dimana pada sesi pertama membahas hal-hal teoritis mengenai fungsionalitas server sebagai wadah untuk menyediakan beragam layanan informatika, dan kemudian pada sesi kedua membahas mengenai praktik installasi dan konfigurasi server virtual (virtual private server). Dalam paparan sesi pertama, narasumber membahas beragam jenis pemanfaatan server yang umumnya digunakan pada saat ini, seperti : application server, database server, web server, networking server dan file server.

Selanjutnya pada sesi kedua, narasumber melatih para peserta dengan praktik membuat server virtual dari sebuah server fisik menggunakan proxmox, kemudian menjelaskan langkah-langkah dan konfigurasi dalam menginstall linux centos pada sebuah server virtual. Tak ketinggalan juga, narasumber mengenalkan perintah-perintah dasar yang digunakan untuk mengoperasikan sistem operasi linux centos.  Selain itu peserta juga dilatih dengan praktik membuat file server menggunakan samba pada linux centos yang berfungsi sebagai file server. Dan bagian yang tidak kalah pentingnya, narasumber melatih para peserta dengan praktik installasi dan konfigurasi webmin. Webmin adalah aplikasi pengelola layanan pada server yang berbasiskan web, selain untuk mengelola layanan pada server, webmin juga dapat dimanfaatkan untuk melakukan monitoring dan administrasi sistem operasi linux centos dengan mudah tanpa perlu direpotkan dengan perintah dasar linux. Di penghujung kegiatan, peserta diberikan pemaparan langkah-langkah membuat web server yang dapat dimanfaatkan untuk memproses sebuah halaman website (html/php) maupun aplikasi yang berbasiskan web seperti misalnya Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »
Scroll Up