Batam-Jumat, 16 Desember 2016 bertempat di Ruang Sidang Utama Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Tanjung Pinang, diselenggarakan peresmian replikasi inovasi Aplikasi ATR (Audio to Recording) dan e-SKUM. Audio to Text Recording (ATR) merupakan aplikasi yang berfungsi merubah suara menjadi tulisan, dalam persidangan, aplikasi ini mampu menjadikan percakapan para pihak dan majelis hakim tertuang sebagai ‘text’ atau tulisan, sehingga Panitera Pengganti akan dengan mudah menyusun Berita Acara Persidangan, sedangkan e-SKUM merupakan aplikasi yang berfungsi untuk menghitung sendiri jumlah biaya panjar perkara yang harus dibayar oleh Para Pihak. Kedua aplikasi tersebut merupakan pemenang dari kegiatan Kompetisi Inovasi Pelayanan Peradilan pada tahun 2015 dan di tahun 2016 terhadap dua inovasi ini dilakukan replikasi ke beberapa Pengadilan yang ditunjuk secara khusus oleh Ketua Kamar Pembinaan Mahkamah Agung RI. Pengadilan Tata Usaha Negara Tanjung Pinang merupakan salah satu Pengadilan percontohan yang dipilih oleh Mahkamah Agung RI (pilot project) dalam penerapan aplikasi ini. Diharapkan dengan telah resmi berjalannya ATR dan e-SKUM di Pengadilan Tata Usaha Negara Tanjung Pinang dapat mempercepat proses pelayanan bagi para pencari keadilan.
Acara dibuka oleh Pembawa Acara, Ibu Nurhasanah, S.H., dan dilanjutkan dengan Kata Sambutan sekaligus pengarahan dan sosialisasi SEMA No. 4 Tahun 2016 dari Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Tanjung Pinang, Bapak H. Andri Mosepa, S.H., M. H.
Dalam kesempatan memberikan Kata Sambutan Peringatan HUT Berdirinya PTUN Tanjung Pinang, Bapak H. Andri Mosepa mengapresiasi seluruh Hakim dan pegawai PTUN Tanjug Pinang atas berbagai prestasi yang diraihnya di usia yang masih belia ini. Berbagai prestasi tersebut di antaranya adalah mampu memperoleh sertifikat ISO 9001:2008 untuk mutu pelayanan peradilan pertama di wilayah PTUN Medan, menjadi Pengadilan percontohan/pilot project di wilayah PT TUN Medan untuk penerapan program inovasi e-SKUM dan ATR. Tentunya ini tidak terlepas dari kerja keras dari semua pihak baik itu Hakim maupun Pegawai serta penyediaan sarana dan prasara yang mendukung.
Namun demikian, ada beberapa hal yang masih perlu dilakukan penataan kembali misalnya penataan dan pemanfaatan ruangan kantor, mengingat banyak ruangan yang kosong. Selain itu, Beliau juga menyampaikan agar kedisiplinan hakim dan pegawai dapat ditingkatkan. Khusus bagi Hakim, mengingat para Hakim adalah calon pimpinan, maka harus menjadi teladan, terlebih lagi pasca diterbitkan Peraturan MA RI Nomor 7 Tahun 2016.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Bapak Safni Riandi, S.H. dan pemotongan tumpeng oleh Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Tanjung Pinang Bapak H. Andri Mosepa,S.H. M.H. sebagai Peringatan HUT Berdirinya PTUN Tanjung Pinang di Provinsi Kepulauan Riau ini. Potongan tumpeng dari Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Tanjung Pinang diberikan kepada Panitera yang akan dimutasi menjadi Panitera PTUN Medan yaitu Bapak H. Muhammad Irwan, SH. dan potongan tumpeng kedua diberikan kepada Wakil Panitera yang dipromosikan menjadi Panitera PTUN Jambi yaitu Bapak Suyatno, SH. Terakhir, Beliau juga berharap bahwa seluruh Hakim dan pegawai mengedepankan integritas, kerja keras dan kerjasama sehingga nantinya kita dapat meningkatkan prestasi yang sudah diraih PTUN Tanjung Pinang.

Sejarah Singkat PTUN Tanjung Pinang
Tanggal 16 Desember merupakan tanggal yang bersejarah bagi Pengadilan Tata Usaha Negara Tanjung Pinang. 5 Tahun talu, tepatnya 16 Desember 2011, PTUN Tanjung Pinang diresmikan bersama-sama dengan Pengadilan Tata Usaha Negara Serang oleh Ketua Mahkamah Agung (MA), DR Harifin A Tumpa di dampingi Wakil Ketua MA Bidang Yudisial, Para Ketua Muda MA, sejumlah Hakim Agung, Gubernur Kepri, Muhammad Sani, Wakil Gubernur, Surya Respationo, Ketua DPRD Provinsi Kepri, Nur Syafriadi, Walikota Batam, Ahmad Dahlan, Wakil Walikota Batam, Rudi, Ketua BP Kawasan, Mustofa Wijaya dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD). Peresmian ini berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 18 Tahun 2011 ditandai dengan pembukaan selubung papan nama dan pengguntingan pita oleh Ketua MA.
Pengadilan Tata Usaha Negara Tanjung Pinang pada mulanya menumpang di gedung ex. Walikota Batam yang terletak di Jl RE Martadinata No 1 Sekupang Kepulauan Riau yang mulai beroperasi pada bulan Januari 2012. Ketua yang pertama PTUN Tanjung Pinang dijabat oleh Bapak Kamer Togatorop,S.H. Namun, pada tanggal 2 Januari 2014 hingga saat ini: Gedung Pengadilan Tata Usaha Negara Tanjungpinang pindah ke gedung eks Pengadilan Negeri Klas 1 A Batam yang terletak di Jalan Ir. Sutami No. 3 Sekupang-Batam Provinsi Kepulauan Riau.
Seluruh Warga PTUN Tanjung Pinang mengucapkan Selamat Milad PTUN Tanjung Pinang yang ke 5. Semoga PTUN Tanjung Pinang semakin Jaya dan Solid dalam menuju peradilan yang agung, Amien.*SRD

Translate »
Scroll Up