Batam (9/01/2014) –

“Rasulullah Muhammad SAW yang lahir pada 12 Rabiul Awwal atau bertepatan dengan 20 April Tahun 571 Masehi merupakan sosok yang ideal untuk menjadi panutan bagi seluruh ummat manusia terlebih bagi seorang Muslim yang telah menyatakan bersaksi bahwa Muhammad adalah Nabi dan Rasul Allah.

Keteladanan Muhammad SAW terutama karena integritas pribadinya yang tiada bandingan dimana moral, akhlak, keimanan, kepemimpinan dan sifat-sifat terpuji yang utama (siddiq, amanah, tabligh dan fathonah) menjadi satu kesatuan yang membuah beliau dinobatkan Allah sebagai uswatun hasanah. Beberapa sifat terpuji yang dapat diteladani dalam bekerja dan berkarya sebagai seorang Pegawai negeri Sipil adalah sifat tidak pernah mengeluh, tidak pernah marah dan selalu berbaik sangka kepada orang lain.”

Demikian salah satu mutiara yang dapat disarikan dari ceramah agama yang disampaikan secara serius namun mendalam tetapi tidak menegangkan oleh Penceramah Bapak H. Zulkarnain, S.Ag.,MH dari Kantor Kementerian Agama Kota Batam dalam pengajian memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pengadilan Tata Usaha Negara Tanjung Pinang yang diselenggarakan oleh Pengurus Musola Al-Hakim PTUN Tanjung Pinang.

Selain mendengarkan ceramah agama yang berlangsung sekitar satu jam tersebut dan ditutup dengan doa bersama, acara pengajian juga diisi oleh Pengajian Ayat Suci Al-Qur’an oleh qori’ bertalenta dari Pengadilan Tata Usaha Negara Tanjung Pinang, Saudara Rio Sandra Guari, SH yang saat ini masih berstatus CPNS, sambutan dari Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Tanjung Pinang, Bapak Budhi Hasrul, SH dan juga sambutan dari Ketua Takmir (Pengurus) Mushola Al-Hakim, Bapak Jonaidi M, SH.

Dalam sambutannya Ketua PTUN Tanjung Pinang menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada semua pihak yang telah memungkinkan acara ini terselenggara. Menurut Ketua, acara-acara seperti ini sangat penting bahkan wajib untuk dilaksanakan karena kehidupan  bukan hanya di dunia tetapi lebih penting adalah kehidupan di akhirat, yang salah satu cara untuk mempersiapkannya adalah dengan menambah pengetahuan, pemahaman dan penerapan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari termasuk kehidupan di lingkungan kantor sehingga tercipta lingkungan kerja yang kondusif dan berdaya guna serta berhasil guna. Ketua juga mengharapkan agar acara ini dapat berjalan secara rutin dan kontinyu.

Sementara itu, Ketua Takmir Mushola Al-Hakim dalam laporannya menyatakan bahwa program revitalisasi Mushola Al-Hakim telah mencapai pada tahapan pelaksanaan program-program dan kegiatan-kegiatan keagamaan untuk menunjang pelaksanaan pekerjaan melalui pembinaan mental spiritual warga PTUN Tanjung Pinang. Mushola sebagai wadah kegiatan keagamaan telah secara rutin melaksanakan sholat fardhu berjamaah, kegiatan membaca Al-Qur’an, dan lain-lain. Semua kegiatan tersebut dapat terlaksana  berkat dukungan dan partisipasi seluruh warga PTUN Tanjung Pinang terutama dengan kesediaan untuk menyalurkan sebagian rezeki dalam bentuk infaq rutin untuk membiayai kegiatan dan pemeliharaan Mushola. Dengan dukungan tersebut, Ketua Takmir optimis, acara pengajian rutin seperti ini dapat dilaksanakan minimal 2 (dua) bulan sekali. (JMS)

By intan

Translate »
Scroll Up