Jakarta-Humas: “Suasana batin seorang hakim akan mempengaruhi kualitas putusannya. Oleh sebab itu, menjadi tugas para istri untuk senantiasa memberi rasa nyaman, agar para hakim mampu menuangkan kejernihan pikiran dan kemurnian nuraninya, dalam setiap putusan yang dijatuhkan.”

Demikian disampaikan oleh Ketua Mahkamah Agung, Prof. Dr. H. M. Syarifuddin, S.H., M.H., saat memberikan sambutan dalam acara peringatan hari jadi Dharmayukti Karini yang ke-19 pada Rabu, 29 September 2021 di balairung Mahakamah Agung, Jakarta. Acara yang diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan ini mengambil tema Dengan Semangat HUT Dharmayukti Karini Ke-19 Kita Mantapkan Langkah dan Gerak Kegiatan Dharmayukti Karini Melalui Teknologi Informasi.

Guru Besar Universitas Diponegoro tersebut berpesan kepada khususnya bagi para istri hakim, bahwa seorang hakim bekerja tidak hanya menggunakan pikirannya saja, melainkan juga dengan hati nuraninya. Oleh karena itu, ketenangan batin sangat dibutuhkan bagi para hakim, karena hakim tidak boleh menjatuhkan putusan di saat ia sedang dalam kondisi marah atau gelisah, karena dikhawatirkan kemarahan dan kegelisahan itu akan mewarnai putusannya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Mahkamah Agung yang juga menjabat sebagai Pelindung Dharmayukti Karini, menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi informasi menjadi sebuah langkah maju bagi organisasi Dharmayukti Karini, karena dengan teknologi pengelolaan organisasi bisa menjadi lebih mudah dan praktis.

Terlebih di saat pandemi seperti sekarang ini, aktivitas fisik yang melibatkan banyak orang harus dihindari semaksimal mungkin. Tersedianya sarana-sarana komunikasi virtual dapat memudahkan koordinasi antara pengurus pusat dengan pengurus daerah dan cabang di seluruh Indonesia, sehingga dapat membuka ruang komunikasi yang lebih luas dan intens.

Lebih lanjut, mantan Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial tersebut mengatakan, meskipun dengan kemajuan teknologi saat ini hampir semua bidang kehidupan bisa dilakukan secara virtual, namun perhatian dan kasih sayang kepada suami janganlah ikut berubah menjadi virtual, karena para suami tetap membutuhkan kehadiran istri di sampingnya, bukan hanya dalam bentuk gambar di layar handphone atau suara yang keluar dari lubang microphone. 

Prof. Syarifuddin berpesan kepada segenap anggota Dharmayukti Karini agar senantiasa mendampingi para suami kemanapun bertugas jika tidak ada halangan yang sifatnya memaksa.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum Dharmayukti Karini, Hj. Budi Utami Syarifuddin mengatakan dalam sambutannya bahwa peran istri bagaikan sebuah pelita bagi suami, selalu menerangi tapi tidak membakar, selalu menghangatkan tapi tidak menghanguskan, selalu menjadi cahaya tapi tidak membutakan. 

Hadir dalam acara ini yaitu Ketua Mahkamah Agung, Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial, Wakil Ketua Mahkamah Agung bidang Non-Yudisial, para pengurus Dharmayukti Karini, dan yang lainnya.

Selamat merayakan hari jadi yang ke-19 Dharmayukti Karini, semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa merahmati dan memberkahi. (azh/RS) 

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »
Scroll Up